teknologi terbaru….

Di era moderen seperti sekarang ini, tidak dipungkiri justru menimbulka pola atau gaya hidup yang tidak sehat, berbagai macam penyakit berbahaya pun menghantui masyarakat. Mulai dari diabetes, kelumpuhan, penyakit jantung, bahkan kanker. Empat jenis penyakit ini menajdi penyakit yang paling ditakutkan oleh masyarakat. Namun kini Anda tak perlu khawatir, karena teknologi kedokteran telah menemukan alternatif pengobatan baru bernama stem cell.

Teknologi kedokteran kini telah menemukan alternatif pengobatan baru untuk penyakit berbahaya bernama stem cell. Yang menjadi daya Tarik dari stem cell adalah bahwa stem cell bisa menjadi solusi untuk berbagai macam penyakit di masa depan.

Stem Cell adalah sel induk yang berpotensi berkembang menjadi beberapa sel tubuh yang berbeda, seperti sel otak, otot, jantung, hati maupun sel darah. Dengan kata lain, stem cell adalah sumber dari semua sel dalam tubuh manusia, yang mampu memperbanyak diri.

Terapi stem cell adalah salah satu terobosan terkini dalam dunia moderen. Dunia kedokteran telah mengembangkan transplantasi stem cell ini sejak tahun 60an. Tetapi di Indonesia, terapi ini mulai dikembangkan mulai tahun 2007. Di Indonesia, sekarang ini baru ada sekitar 11 Rumah Sakit Pemerintah yang diberikan izin untuk melakukan penelitian dan pengembangan stem cell. Salah satu Rumah sakti yang ditunjuk untuk mengembangkan stem cell adalah RSCM di Kawasan Jakarta pusat. RSCM dan RSUD Doktor Sutomo di Surabaya ditunjuk sebagai Rumah Sakit Pembina, untuk pengembangan dan penelitian stem cell di 9 Rumah Sakit lainnya.

Keunikan dari Stem cell adalah dapat berubah seusai kebutuhan tubuh dan meregenerasi dirinya sendiri. Berbeda dengan cara pengobatan lain menggunakan obat-obatan kimia, pengobatan dengan menggunakan stem cell cenderung lebih aman, karena berbasis biologis, dan yang diberikan adalah sell hidup yang secara alami dan biologis sudah berada di dalam tubuh kita.

Stem cell terbagi menjadi 2 :

  1. Embrionic Stem Cell adalah stem cell yang berasal dari embrio
  2. Adult Stem Cell atau sel punca dewasa

Adult Stem Cell adalah sel berasal dari sumsum tulang, darah tepi, darah tali pusar, dan lapisan lemak tubuh.

Salah satu pasien yang merasakan manfaat stem cell adalah Ibu Sri, beliau mengalami patah tulang akibat kecelakaan 2 tahun lalu. Sebelum mencoba stem cell, dia mencoba pengobatan lain, salah satunya oeprasi pemasangan pen. Namun semua upayanya belum bisa membuat tulang lengan ibu sri menjadi pulih.Selain mampu menyembuhkan penyait patah tulan gseperti yang di alami Ibu Sri, fungsi Stem cell adalah juga bisa menyembuhkan penyakit berbahaya lain.

Karena bersumber dari biologis, stem cell memiliki kemampuan beradaptasi yang baik, setelah disuntikkan ke tubuh pasien dia akan menyesuaikan diri, dengan membentuk koloni untuk menggantikan sel yang sudah rusak. Kunci pengolahan stem cell adalah harus dilakukan secara steril, oleh karena itu tidak semua laboratorium bisa melakukannya. Salah satu laboratorium yang mengantongi izin pemerintah untuk mengembangkan stem cell adalah Regenic Laboratorium. Rumah Sakit biasanya akan mengirim sumber stem cell pasien ke Regenic untuk di olah dan dikembang biakkan menjadi stem cell. Untuk mengolahnya dibutuhkan waktu 1 sampai 4 minggu, tergantung berapa banyak stem cell yang ingin dihasilkan.

Meski demikian tidak semua pasien bisa menjalani terapi stem cell. Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum pasien diterapi stem cell adalah ;

  1. Pasien tidak dalam kondisi infeksi, seperti tanda bukti infeski penyakit hiv, atau juga hepatitis b dan hepatitis c.
  2. Jika marker penyait berbahaya tinggi, tidak boleh diterapi stem cell.

Kabar baik laiinnya dari stem cell  adalah penelitiannya sedang galakkan, dan optimisme muncul, bahwa nanti suatu saat, keberadaan obat sebagai terapi penyakit bakal tergantikan dengan terapi stemcell.

Meski memiliki manfaat, terapi stemcell bukan berati tanpa risiko. Jika tidak dilakukan sesuai prosedur yang ada maka stem cell akan menimbulkan infeksi, atau penolakan dari dalam tubuh. Selain itu biaya yang digunakan untuk terapi stem cell relative mahal. Biaya pengobatan stem cell adalah berkisar antara 100 juta rupiah hingga 500 juta rupiah.


1 Comment

A WordPress Commenter · December 25, 2018 at 1:58 am

Hi, this is a comment.
To get started with moderating, editing, and deleting comments, please visit the Comments screen in the dashboard.
Commenter avatars come from Gravatar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *