Loading...

Stem cell adalah sel awal mula kehidupan, mulai dari embrio dan bertahan di tubuh dewasa.
Stem cell mempunyai 3 karakter:
  1. Self renewal, bisa memperbaiki hidup dan mengatur dirinya sendiri
  2. Diferensiasi, bisa melakukan pengembangbiakan sel melalui proses pembelahan sel
  3. Plastis, bisa tumbuh menjadi sel baru di tempat jaringan atau organ yang ditempatinya.
Dengan 3 karakter itulah stem cell dikembangkan dalam dunia riset dan terapi modern.
Stem cell dewasa bisa diambil dan diisolasi dari berbagai sumber jaringan tubuh: bone marrow (sumsum tulang), adipose (jaringan lemak), placenta tali pusat dan darah tepi manusia.
Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, perkembangan dunia riset dan terapi stem cell begitu cepat dan dinamis, ini antara lain karena beberapa pendekatan terapi 
kedokteran konvensional tidak mampu berhadapan dengan kondisi kerusakan, penyakit atau kematian sel atau jaringan dari organ tubuh yang berakibat meningkatnya 
morbiditas dan mortalitas suatu penyakit. Stem cell menjadi harapan hidup bagi dunia kedokteran di masa depan.
Dua ilmuwan peraih Nobel Kedokteran pada tahun 2012 diberikan kepada ilmuwan Jepang Prof. Shinya Yamanaka dan ilmuwan Inggris John B. GurdonĀ  dalam 
penelitiannya pemrogramam ulang stem sel dewasa menjadi stem sel pluripoten atau ke kondisi stem cell embrional.
Stem cell yang berasal dari darah tepi manusia bisa meregenerasi defek trauma tulang.Stem cell yang berasal dari darah tepi manusia bisa meregenerasi kulit yang rusak akibat paparan sinar ultraviolet B.
Dalam dunia terapi klinis stem cell berpotensi memberikan penyembuhan melalui regenerasi sel terhadap lebih dari 250 penyakit dalam tubuh manusia.
Stem cell yang diberikan ke dalam jaringan kulit dan otot pada gangren diabeticum akan tumbuh menjadi sel dan jaringan kulit dan otot baru yang sehat dan 
berfungsi kembali.
Stem cell yang diberikan ke dalam jaringan tulang pada kelainan osteoarthritis, osteoporosis dan penyakit degenerasi tulang yang lain akan tumbuh menjadi sel 
dan jaringan tulang baru yang sehat dan berfungsi kembali.
Stem cell yang diberikan ke dalam sel islet organ pankreas pada penyakit diabetes mellitus akan tumbuh menjadi sel islet organ pankreas baru yang sehat dan 
berfungsi kembali, kencing manis akan membaik bahkan sembuh selamanya tanpa tergantung obat dan insulin.
Stem cell yang diberikan ke dalam jaringan liver pada kelainan cirrhosis hepatis, akan tumbuh menjadi sel dan jaringan liver baru yang sehat dan berfungsi 
kembali.
Stem cell yang diberikan ke dalam jaringan otot jantung pada kelainan cardiomyopathy, dan penyakit degenerasi jantung yang lain pembuluh darah jantung koroner 
akan tumbuh menjadi sel dan jaringan otot atau pembuluh darah baru yang sehat dan berfungsi kembali.
Stem cell yang diberikan ke dalam jaringan organ ginjal pada kelainan gagal ginjal, akan tumbuh menjadi sel nefron ginjal baru yang sehat dan berfungsi kembali.
Stem cell yang diberikan ke dalam jaringan tubuh yang sehat pada orang dewasa atau yang mengalami penuaan dini akan tumbuh menjadi sel-sel dari organ tubuh yang baru, sehat dan berfungsi menjadi lebih muda kembali.